Pemerintah Desa Kualalumpur Gelar Sosialisasi Sekolah Rakyat, Wujud Nyata Dukungan terhadap Program Strategis Nasional Bidang Pendidikan

Pemerintah Desa Kualalumpur, Kecamatan Paguyaman, hari ini secara resmi melaksanakan Sosialisasi Program Sekolah Rakyat (SR) sebagai tindak lanjut atas Instruksi Bupati Boalemo Nomor 400.10.4.4/BUPATI/188/V/2026 dengan sifat Penting, perihal Dukungan Verifikasi dan Validasi Data Calon Siswa Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, yang ditujukan kepada seluruh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Boalemo.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam menyampaikan pemahaman kepada masyarakat mengenai Program Sekolah Rakyat, sekaligus memastikan proses pendataan calon siswa berjalan tepat sasaran sesuai kriteria yang telah ditetapkan pemerintah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Pendamping Sosial Kabupaten Boalemo, Fadlian Bano, yang hadir memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat terkait konsep, tujuan, dan mekanisme Program Sekolah Rakyat. Beliau didampingi oleh Pendamping Sosial Desa Kualalumpur, Indra, serta dihadiri pula oleh Ketua BPD, unsur perangkat desa, tokoh masyarakat, dan para orang tua yang antusias mengikuti sosialisasi tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kualalumpur menyampaikan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan sebuah kebijakan nasional yang sangat mulia dan patut diapresiasi oleh seluruh elemen masyarakat. Menurut beliau, program ini bukan sekadar membuka akses pendidikan gratis, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat kecil, khususnya keluarga kurang mampu yang selama ini memiliki keterbatasan dalam membiayai pendidikan anak-anak mereka.

Beliau menegaskan bahwa Sekolah Rakyat memberikan kesempatan yang sangat besar bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kategori Desil 1 dan Desil 2, termasuk anak-anak yang mengalami putus sekolah, agar dapat kembali melanjutkan pendidikan dengan fasilitas yang lengkap, sistem pendidikan yang terarah, serta lingkungan belajar yang mendukung pembentukan karakter.

“Ini adalah program nasional yang sangat baik dan perlu kita dukung bersama. Sekolah Rakyat membuka jalan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Ini kesempatan besar yang tidak boleh disia-siakan, terutama bagi masyarakat yang masuk kategori Desil 1 dan Desil 2.”

Beliau juga menekankan bahwa masyarakat tidak perlu merasa ragu atau khawatir terhadap program ini, karena pemerintah telah menyiapkan seluruh kebutuhan siswa secara menyeluruh.

Mulai dari biaya pendidikan, seragam sekolah, asrama/tempat tinggal, kebutuhan makan dan minum, fasilitas belajar, pembinaan karakter, sarana olahraga, hingga pengembangan bakat dan minat, seluruhnya telah disediakan.

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Pemerintah sudah menyiapkan semuanya. Anak-anak kita akan mendapatkan fasilitas pendidikan yang lengkap, tempat tinggal yang layak, makanan yang cukup, seragam, pembinaan, bahkan lingkungan belajar yang baik. Orang tua tinggal memberikan dukungan moral agar anak-anak semangat belajar dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.”

Lebih jauh, Kepala Desa juga mengajak masyarakat untuk memandang Program Sekolah Rakyat bukan hanya sebagai bantuan pendidikan, tetapi sebagai investasi masa depan keluarga dan masa depan desa.

“Kalau hari ini kita mendukung anak-anak masuk Sekolah Rakyat, maka sesungguhnya kita sedang menyiapkan generasi masa depan Desa Kualalumpur yang lebih cerdas, lebih disiplin, lebih mandiri, dan lebih siap bersaing. Program ini sangat layak untuk didukung penuh.”

Dalam sesi inti sosialisasi, Koordinator Pendamping Sosial Kabupaten Boalemo, Bapak Fadlian Bano, menjelaskan secara rinci bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis nasional di bidang pendidikan yang dirancang untuk mencetak generasi unggul melalui sistem pendidikan yang terintegrasi antara akademik, disiplin, moral, spiritual, dan teknologi.

Menurut beliau, Sekolah Rakyat memiliki konsep yang berbeda dibanding sekolah reguler pada umumnya. Jika sekolah reguler lebih banyak menekankan proses belajar formal, maka Sekolah Rakyat menempatkan pendidikan karakter sebagai fondasi utama.

“Sekolah Rakyat ini bukan sekolah biasa. Ini adalah sekolah yang benar-benar mendidik. Anak-anak dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, teratur, bertanggung jawab, mandiri, dan memiliki akhlak yang baik. Inilah yang menjadi nilai lebih dari Sekolah Rakyat.”

Beliau menjelaskan bahwa para siswa akan tinggal di asrama, sehingga pola hidup mereka akan dibina secara lebih terarah. Setiap aktivitas siswa terjadwal dengan baik, mulai dari bangun pagi, belajar, beribadah, olahraga, pengembangan bakat, hingga waktu istirahat.

Selain itu, pendidikan spiritual juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa.

“Anak-anak akan dibiasakan menjalankan sholat lima waktu, hidup tertib, menjaga adab, menghormati guru, menghargai waktu, dan belajar hidup mandiri. Jadi bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara moral dan spiritual.”

Tidak hanya itu, seluruh sistem pendidikan juga telah mengadopsi pendekatan berbasis teknologi, sehingga siswa akan dibekali keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Sekarang dunia sudah berubah. Sekolah Rakyat juga menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Anak-anak akan dibekali kemampuan belajar berbasis digital agar siap menghadapi masa depan. Jadi kualitas lulusannya diharapkan benar-benar kompetitif.”

Fasilitas Lengkap, Pembinaan Maksimal

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan pula bahwa berbagai fasilitas telah disiapkan secara lengkap, antara lain:

✅ Asrama siswa
✅ Ruang belajar representatif
✅ Seragam sekolah
✅ Makanan bergizi
✅ Sarana olahraga
✅ Kegiatan ekstrakurikuler
✅ Pembinaan karakter dan kepemimpinan
✅ Pendidikan spiritual
✅ Sistem pembelajaran berbasis teknologi
✅ Kegiatan studi banding ke tempat bersejarah dan sekolah lain setiap akhir semester

Salah satu poin penting yang juga ditekankan adalah pembatasan penggunaan handphone, agar siswa lebih fokus pada pendidikan, interaksi sosial yang sehat, dan pembentukan kebiasaan hidup disiplin.

“Anak-anak saat ini banyak terdistraksi oleh gadget. Di Sekolah Rakyat, penggunaan HP dibatasi agar fokus utama mereka adalah belajar, membangun karakter, berinteraksi sehat, dan mengembangkan potensi diri. Ini sekolah yang mendidik secara serius.”

Kuota Terbatas, Prioritas untuk Anak Putus Sekolah dan Keluarga Desil 1–2

Bapak Fadlian Bano juga menyampaikan bahwa kuota penerimaan siswa Sekolah Rakyat masih terbatas, sehingga prioritas utama diberikan kepada anak putus sekolah dan anak dari keluarga kategori Desil 1 dan Desil 2, baik pada jenjang SD, SMP, maupun SMA.

Karena itu, proses verifikasi dan validasi data calon siswa menjadi sangat penting agar program ini benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat kepada mereka yang paling membutuhkan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Desa Kualalumpur berharap masyarakat dapat memahami besarnya manfaat Program Sekolah Rakyat dan ikut aktif mendukung pendataan calon siswa yang memenuhi syarat.

Sekolah Rakyat bukan hanya tentang sekolah gratis. Lebih dari itu, program ini adalah wadah pembentukan generasi unggul—cerdas, disiplin, religius, sehat, terampil, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan konsep pendidikan yang menyeluruh, fasilitas lengkap, dan sistem pembinaan yang kuat, Sekolah Rakyat hadir sebagai harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan yang berkualitas.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top