Optimalisasi Pelayanan Kesehatan, Kegiatan Intervensi KIE Posyandu Digelar di Kuala Lumpur

Kuala Lumpur, 25 Mei 2026 — Dalam rangka optimalisasi pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat melalui Posyandu, UPTD Puskesmas Paguyaman melaksanakan kegiatan Pertemuan Intervensi Pemberdayaan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Posyandu yang bertempat di Aula Kantor Desa Kuala Lumpur, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, pada Senin (25/05/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 WITA dan dihadiri langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Paguyaman, YUSNA LAMATOWA, S.Tr.Keb, bersama Bidan Desa Kuala Lumpur serta beberapa pegawai dan tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Paguyaman. Turut hadir pula Kepala Desa Kuala Lumpur, Sahrul Abjul, perangkat desa, kader Posyandu, Sub PPKBD, Kader Pembangunan Manusia (KPM), ibu hamil, serta para orang tua balita.

Adapun jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari:

  • Bidan Desa : 1 orang
  • Pemerintah Desa : 5 orang
  • Kader 6 Bidang SPM/Posyandu : 6 orang
  • Sub PPKBD : 6 orang
  • KPM : 1 orang
  • Orang Tua Balita : 5 orang
  • Ibu Hamil : 5 orang

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk intervensi pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pelayanan kesehatan dasar melalui Posyandu, khususnya dalam upaya pencegahan stunting, pemantauan tumbuh kembang balita, peningkatan kesehatan ibu hamil, serta penguatan peran kader kesehatan di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kuala Lumpur, Sahrul Abjul, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak UPTD Puskesmas Paguyaman yang telah memilih Desa Kuala Lumpur sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan pemberdayaan kesehatan masyarakat tersebut.

Ia mengatakan bahwa keberadaan Posyandu memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu hamil, bayi, balita, dan keluarga. Menurutnya, keberhasilan program kesehatan tidak hanya bergantung pada tenaga medis semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah desa, kader, dan masyarakat secara keseluruhan.

“Kami dari Pemerintah Desa Kuala Lumpur sangat menyambut baik kegiatan ini. Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan biasa, tetapi menjadi wadah penting dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Kami berharap masyarakat dapat terus aktif mengikuti kegiatan Posyandu dan memanfaatkan pelayanan kesehatan yang telah disediakan,” ujar Sahrul Abjul.

Ia juga berharap agar sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Kuala Lumpur.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Paguyaman, YUSNA LAMATOWA, S.Tr.Keb, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan Intervensi Pemberdayaan KIE Posyandu merupakan bagian dari upaya penguatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

Menurutnya, peran Posyandu saat ini sangat strategis karena menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan di desa, terutama dalam melakukan edukasi kesehatan, pemantauan tumbuh kembang balita, pelayanan ibu hamil, imunisasi, serta pencegahan berbagai permasalahan kesehatan masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat agar lebih aktif memanfaatkan pelayanan Posyandu. Kami juga ingin memperkuat kapasitas kader dan seluruh unsur yang terlibat agar pelayanan kesehatan di desa dapat berjalan lebih optimal,” jelas YUSNA LAMATOWA.

Selain penyampaian materi edukasi kesehatan, kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta terkait pelayanan kesehatan ibu dan anak, pentingnya pemeriksaan rutin ibu hamil, pemenuhan gizi balita, serta peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kader Posyandu dan peserta yang hadir juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya kolaborasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan pelayanan Posyandu di Desa Kuala Lumpur dapat semakin aktif, efektif, dan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak di wilayah Kecamatan Paguyaman.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top